• Image 1 Sinkhole, Lubang Raksasa di Permukaan Bumi
    Sinkhole muncul ketika sepetak tanah runtuh dan meninggalkan jejak seperti kawah di permukaan bumi, biasanya terjadi di tanah gamping yang mempunyai retakan di bawahnya sehingga air mudah masuk.

Sinkhole, Lubang Raksasa di Permukaan Bumi


Pernahkah Anda melihat lubang besar yang terbentuk secara tiba-tiba dan menganga dari permukaan Bumi? Lubang semacam inilah yang terkenal dengan sebutan Sinkhole, dalam bahasa jawa dikenal juga dengan sebutan luweng. Apakah ini mungkin terjadi di tanah yang kita pijaksekarang?

Sebelum menjadi ketakutan, kita lihat dahulu bagaimana proses pembentukannya. Secara geologi tentunya ada syarat-syarat tertentu atau mekanisme tertentu dan diawali tanda-tanda tertentu dalam pembentukan sinkhole ini. Salah satu indikasi yang paling sering adalah adanya perubahan sistem air tanah (geohydrology) sebelum terjadinya lubang raksasa ini. Lalu bagaimana sinkhole bisa muncul secara tiba-tiba?

Sinkhole muncul ketika sepetak tanah runtuh dan meninggalkan jejak seperti kawah di permukaan Bumi. Sinkhole biasanya terjadi di tanah gamping atau di tanah yang mempunyai retakan dasar di bawahnya sehingga air mudah masuk. Pada awalnya ada sebuah retakan yang membentuk lubang akibat masuknya air. Daerah ini biasanya terjadi pada daerah yg tersusun oleh batu gamping. Batu gamping ini relatif mudah larut daripada batu pasir (batuan yang tersusun oleh pasir, biasanya mineral kuarsa), lalu setelah itu akan terbentuk rongga yang kemudian akan terisi oleh air. Air itu sedikit demi sedikit akan mengikis tanah, sehingga jika kikisan air itu sudah sampai pada dasar tanah, maka tanahpun bisa amblas ke bawah baik secara perlahan maupun tiba-tiba.


Sinkhole paling berbahaya adalah ketika mereka runtuh tiba-tiba. Di beberapa kasus, air tanah mengisi saluran gua-gua bawah tanah karena kekeringan atau karena manusia mengalihkan aliran air tanah untuk pertambangan, air minum atau irigasi.

Tanpa adanya dukungan air dari bawah, tanah di atas akan runtuh. Dalam kasus lain, atap gua menjadi terlalu lemah untuk menyangga berat tanah di atasnya. Sinkhole bisa menelan mobil, rumah dan bahkan menguras seluruh danau tanpa peringatan secara tiba-tiba. Seperti yang terjadi pada September 1999,  sinkhole terjadi di danau Jackson dekat Tallahassee, Florida. Sesuai yang dilansir ScienceDaily danau seluas16 kilometer persegi dengan kedalaman 15 meter kehilangan hampir seluruh air yang ada di danau tersebut.


Menurut United States Geological Survey (USGS), fenomena ini umum terjadi di Florida, Texas, Alabama, Missouri, Kentucky, Tennessee dan Pennsylvania.

Tanah di bawah negara-negara ini kaya akan batuan yang mudah larut seperti kapur, karbonat dan garam. Ketika air tanah mengalir melalui batuan ini, air menggerogoti batuan ini dan menyisakan lubang di bawah tanah dan gua. Ketika atap dari salah satu gua runtuh, tanah diatasnya akan runtuh juga. Beberapa sinkhole secara bertahap akan diisi dengan debu atau pasir di atasnya. Namun, ada juga yang mengikis permukaan ketika batuan mudah larut terkena hujan dan angin.

Di Indonesia sendiri menurut perkiraan beberapa geolog yang perlu dicurigai adalah penurunan tanah yang terjadi di sejumlah tempat di jakarta antara lain disekitar Jalan MH Thamrin,  Jalan Lenteng Agung. Serta dipertigaan jalan yang menghubungkan SCBD dan Jalan Senopati yang kelihatan cembung menurun karena  diprediksi terdapat aliran sungai bawah tanah


Related Video:.




Neutrino Lebih Cepat dari Cahaya

Hasil penelitian yang akan mengejutkan dunia sains dan akan mendobrak hukum fisika yang telah berlaku selama lebih dari 100 tahun yaitu dengan ditemukannya partikel yang bisa bergerak dengan kecepatan melebihi kecepatan cahaya. Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di Laboratotium  Conseil Européen pour la Recherche Nucléaire (CERN) Geneva, Swiss - sebuah organisasi di eropa untuk riset nuklir - pada hari jumat tanggal 23 September 2011 lalu waktu setempat, telah berhasil menguji kecepatan Neutrino yang keberadaan partikel ini memiliki kecepatan 20 per sejuta (20/1.000.000) di atas kecepatan cahaya.
Click to view full size
Percobaan dilakukan dengan cara menembakkan neutrino dari akselerator pengirim di CERN Swiss menuju detector penerima di Laboratorium Gran Sasso, Italia, yang berjarak 730 km. Neutrino ini berhasil menempuh waktu 60 nanodetik lebih cepat dari kecepatan cahaya atau seper 60 miliar detik lebih cepat dari waktu yang dihabiskan cahaya untuk menempuh jarak yang sama. Dalam hitungan jarak, neutrino ini lebih cepat 20 meter dalam menempuh 730 kilometer.

Proyek untuk pengamatan ini kemudian diberi nama OPERA (Oscillation Project with Emulsion-Tracking Appaartus) telah melakukan pengamatan lebih dari 15.000 momen neutrino yang ditembakkan pada kedalaman  11.400 meter. Mereka telah melakukan pengetesan selama enam bulan. Hasilnya sangat konsisten, sehingga mereka memutuskan untuk menyerahkannya ke komunitas internasional.


CERN melalui juru bicaranya, Antonio Ereditato dari Universitas Bern, Swiss, mengatakan "Temuan ini sebagai kejutan yang sempurna dalam bidang ilmu fisika."

Para peneliti mangakui, hasil penelitian ini akan menimbulkan pro-kontra karena melawan hukum fisika yang sudah berlaku selama lebih dari 100 tahun bahwa tidak benda yang memiliki massa melaju melebihi kecepatan cahaya pada ruang vaccum. Untuk itu, pengukuran lain yang independen diperlukan guna menguji temuan yang mengejutkan ini.

Antonio Eriditato melanjutkan dengan mengatakan, "setelah berbulan-bulan studi dan cross check kami belum menemukan efek instrumental yang bisa menjelaskan hasil pengukuran. Sementara para peneliti OPERA akan melanjutkan studi, kita juga harus melihat ke depan untuk dilakukan perhitungan dan pengukuran yang sepenuhnya independen."

Direktur Penelitian CERN Sergio Bertolucci mengatakan, jika hasil pengukuran mereka bisa dikonfirmasi oleh ilmuwan lain, temuan ini akan mengubah pandangan umat manusia tentang fisika, tetapi kita harus yakin bahwa tidak ada cara lain kecuali dilakukan penelitian dan pengukuran yang lebih independen.

Kolaborasi OPERA bekerja sama dengan metrolog dari CERN dan lembaga lain untuk melakukan serangkaian pengukuran dengan tingkat presisi yang tinggi dalam hal jarak antara akselelator pengirim dengan detektor, dan waktu perjalanan neutrino.

"Kami telah menetapkan sinkronisasi antara CERN dan Gran Sasso mempunyai akurasi  waktu hingga nanodetik dan 20 cm keakuratan jarak dalam 730 km perjalanan neutrino," kata Dario Autiero, peneliti dari CNRS. Waktu perjalanan neutrino ditentukan dengan akurasi kurang dari 10 nanodetik dengan menggunakan instrumen termasuk sistem GPS. Kedua laboratorium menggunakan jam cesium yang dapat mengukur waktu dengan tingkat akurasi 1 detik dalam 30 juta tahun.

"Implikasi terhadap sains terlalu besar untuk melakukan interpretasi atau menarik kesimpulan secara langsung. Neutrino masih mengejutkan kita dengan begitu banyak misterinya. Seminar hari ini dimaksudkan untuk mengundang pengawasan dari masyarakat luas terhadap partikel fisika ini," kata Ereditato.

Namun sebelum diverifikasi masih tetap ada ruang untuk ketidakpastian. Dalam sebuah artikel di technologyreview.com memperdebatkan tetang penggunaan GPS yang mungkin melakukan kesalahan dalam memperhitungkan waktu keberangkatan dan penerimaan neutrino.

"Tentu saja kita perlu pendekatan skeptis. Saya percaya setiap orang akan bersama-sama mencari tahu ini kebenaran akan hal ini,” kata Plunkett, Fisikawan dari Fermilab di Batavia, Illinois.

Related Video: 

Wireless Charger


Sesuai dengan teori yang telah ada, ketika ada arus listrik yang bergerak melalui seutas kabel maka sebuah lingkaran medan magnet tercipta di sekeliling kabel tersebut. Melilit kabel menjadi sebuah kumparan pada sebuah konduktor akan meningkatkan medan magnet. Semakin banyak putaran kabel pada sebuah kumparan, semakin besar medan magnet yang dapat dihasilkan.

Apabila ada gulungan kabel lainnya yang diletakkan pada medan magnet yang dihasilkan oleh kumparan tersebut, maka arus listrik akan terinduksi ke dalam kabel tersebut. Prinsip ini sebenarnya sama dengan cara kerja transformer.

Berikut ini gambaran sederhana prinsip kerja dari teknologi wireless charger ini:
  1. Arus listrik yang berasal dari suatu sumber tegangan mengalir melalui kumparan di dalam charger yang menghasilkan medan magnet. Dalam transformer, kumparan ini dikenal dengan istilah primary winding (gulungan utama)
  2. Ketika alat yang telah dipasang lilitan sekunder diletakkan diletakkan diatas charger, maka medan magnet yang dihasilkan oleh primary winding menginduksi arus listrik ke dalam kumparan yang ada di dalam peralatan tersebut yang juga disebut dengan istilah secondary winding (gulungan kedua). Secondary winding ini terhubung langsung dengan baterai di dalam peralatan tersebut.
  3. Arus listrik yang berasal dari secondary winding akan men-charge baterai.
Peralatan yang ingin di-charge harus diletakkan dekat dengan wireless charger ini agar dapat menginduksi arus listrik ke dalam peralatan elektronik tersebut. Wireless charger dengan medan magnet yang besar dan kuat dapat menginduksi peralatan listrik dari jarak yang lebih jauh. Namun proses tersebut tidaklah efisien. Medan magnet yang menyebar ke seluruh pojok ruangan akan memakan energi cukup besar.

Untuk menghindari hal yang seperti itu munculah teori dari sebuah penelitian dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) tahun 2006. Teorinya dapat mentransfer listrik antar kumparan yang berjarak beberapa meter dengan lebih efisien. Hasil penelitiannya mampu memperpanjang jarak antar kumparan dengan menambahkan resonansi frekuensi medan magnet yang sama. Teori tersebut bersumber dari teori resonansi pada terompet. Ukuran dan bentuk fisik dari terompet mencerminkan frekuensi berapa dia bergetar yang dikenal dengan frekuensi resonansi.

Dari teori frekuensi diketahui benda akan mudah bergetar jika diberikan frekuensi resonansinya. Itulah sebabnya jika sebuah terompet dimainkan dapat mengakibatkan terompet lain di dekatnya ikut bergetar jika kedua terompet memiliki frekuensi resonansi yang sama. Jadi induksi dapat terjadi jika medan elektromagnet di sekitar kumparan beresonansi pada frekuensi yang sama. Bentuk pengimplementasiannya pada elektromagnetik adalah:


  1. Digunakan kumparan melengkung menyerupai bando sebagai konduktornya. Pada kedua ujung kumparan tersebut dipasang piringan kecil yang dapat menyimpan listrik. Pada saat listrik mengalir, kumparan mulai beresonansi. Frekuensi resonansi kumparan ini diperoleh dari hasil penginduksian kumparan dan piringan kecil .
  2. Saat system berjalan, maka listrik akan mengalir sepanjang gelombang elektromagnetik dan dapat disalurkan dari satu kumparan ke kumparan yang lain selama frekuensi resonansinya sama. 
Wireless charger dengan frekuensi resonansi untuk ke depannya akan dikembangkan untuk perangkat portabel seperti ponsel, komputer tablet dan juga pemutar musik portabel, sehingga bisa di isi ulang selama perangkat tersebut berada pada jangkauan pengisian. Sayangnya, tentu saja teknologi wireless charger dengan frekuensi resonansi hanya akan terdapat pada produk-produk baru yang nantinya sudah menerapkan teknologi built-in wireless charging pada perangkat elektroniknya.


Hingga saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang mengembangkan teknologi ini, diantaranya Nissan, Fujitsu, Google dan Evatran, Palm, Splash Power serta PowerKiss.


Related Video:

Zodiak Terbaru Kini Berjumlah 13

Para peneliti pada tahun lalu menemukan rasi bintang baru yang bernama Ophiucus. Kemungkinan susunan zodiakpun berubah di masa mendatang. Berdasarkan perhitungan, Ophiucus berada di tanggal 29 November-18 Desember. Bagi yang percaya dengan ramalan zodiak, hal ini mempengaruhi Anda yang lahir antara 18 Desember hingga 21 Januari. Artinya seluruh tanggal dalam 12 sistem zodiak ikut bergeser.


Sebenarnya bintang baru ini bukanlah sistem rasi bintang baru yang menjadi dasar perhitungan bintang. Dalam astronomi, dikenal ada 88 rasi bintang yang berada di langit. Ophiuchus adalah salah satu dari 88 rasi bintang, dan juga satu dari 48 rasi yang didaftarkan oleh astronom ternama dunia, Claudius Ptolemaeus (Ptolemy).
Ceritanya bermula saat rasi bintang ditemukan kembali oleh astronom saat mendekati matahari Februari 2006 silam. Menurut BBC, berdasarkan pengamatan astronom dunia, rasi bintang Ophiuchus sudah mendekati matahari dan memunculkan supernova spektakuler.

Meski telah beberapa tahun berselang dari waktu diketemukannya kembali pada tahun 2006, ternyata Ophiuchus, rasi bintang ke-13 masih saja asing di telinga kita. Mungkin acap kali terdengar bahwa rasi bintang yang kita kenal ada 12. Di Koran-koran, televisi, bahkan beberapa situs dan media-media perzodiakan masih menganggap bahwa rasi bintang ada 12. Itu salah besar. Sangat mengherankan bahwa kekeliruan ini tidak serta merta dibenahi. Hingga kabar pertambahan rasi bintang ini menjadi seakan sirna ditelan waktu.

Dahulu, rasi Ophiuchus tidak memiliki lambang dan terletak diantara Scorpio dan Sagittarius. Belakangan setelah diketahui keberadaannya akibat pergeseran lintasan tata surya, maka eksistensi dari Ophiuchus pun diketahui dan dilambangkan sebagai gambar pawang ular. Praktis hal ini menggeser bulan-bulan tanggal zodiak.

Dan berikut ini adalah perubahan zodiak dari 12 menjadi 13 :

  1. Capricornus: antara 21 Jan - 16 Feb (26 hari)
  2. Aquarius: antara 16 Feb - 11 Mar (24 hari)
  3. Pisces: antara 11 Mar - 18 Apr (38 hari)
  4. Aries: antara 18 Apr - 13 Mei (25 hari)
  5. Taurus: antara 13 Mei - 22 Jun (40 hari)
  6. Gemini: antara 22 Jun - 21 Jul (29 hari)
  7. Cancer: antara 21 Jul - 10 Ags (20 hari)
  8. Leo: antara 10 Ags - 16 Sep (37 hari)
  9. Virgo: antara 16 Sep - 31 Okt (45 hari)
  10. Libra: antara 31 Okt - 23 Nov (23 hari)
  11. Scorpius: antara 23 Nov - 29 Nov (6 hari)
  12. Ophiuchus: antara 29 Nov - 18 Des (19 hari)
  13. Sagitarius: antara 18 Des - 21 Jan (34 hari)
Sedangkan berikut ini adalah zodiak yang lama :
  1. Capricorn, 21 Des - 19 Jan
  2. Aquarius, 20 Jan - 18 Feb
  3. Pisces, 19 Feb - 20 Mar
  4. Aries, 21 Mar - 20 Apr
  5. Taurus, 21 Apr - 20 Mei
  6. Gemini, 21 Mei - 20 Jun
  7. Cancer, 21 Jun - 20 Jul
  8. Leo, 21 Jul - 21 Agt
  9. Virgo, 22 Agt - 22 Sept
  10. Libra, 23 Sept - 22 Okt
  11. Scorpio, 23 Okt - 22 Nov
  12. Sagitarius, 23 Nov - 20 Des
Jurnal ilmiah dunia, Nature, juga melaporkan bintang-bintang di rasi Ophiucus ini sangat terang dan tampak jelas di kosmos. Sebegitu terangnya hingga Ophiuchus bisa dilihat dari bumi tanpa peralatan teleskop sekalipun. Adalah astronom Denmark, Tycho Brahe, pada tahun 1572 yang pertama kali melihat kemunculan rasi itu.

Nah, rasi yang baru menampakkan dirinya lagi ini sebelumnya tidak dikenali dan hanya disebut sebagai New Star. Namun, astronomi modern membuktikan, rasi yang dilihat oleh Brahe sama dengan rasi bintang yang dilihat astronom Februari 2006 lalu. Astronom dari Harvard University, Jeno Sokoloski, menyatakan di masa dalam abad terakhir, ada beberapa ledakan supernova yang mengindikasikan adanya pergeseran rasi. "Dimulai secara lambat dan hanya sekejap dalam dua hari, dan hal itu mengindikasikan kepada kami bahwa terjadi ledakan massif, bahkan sebenarnya hampir runtuh," kata Sokoloski menjelaskan akibat ledakan itu.

Rasi bintang Ophiuchus pertama kali muncul di abad kedua. Ptolemy mendaftarkan sebagai bintang ke-29 dari 48 rasi bintang. Diperkirakan rasi ini akan muncul kembali dalam jangka waktu 1.700 tahun lagi.
Alasan Ophiuchus tidak dimasukkan dalam astrologi barat selama ratusan tahun karena hanya ada 12 rasi bintang yang selama ini mengikuti perputaran benda-benda langit dalam sistem tatasurya seperti bulan, planet, dan matahari. Karena baru, para astrolog belum menemukan karakteristik serta peruntungan orang-orang yang lahir di zodiak Ophiuchus.

Zodiak sendiri berarti Lingkaran Hewan karena diambil dari bahasa Yunani Zoodiacos Cyclos yang artinya Lingkaran Hewan.Namun, sebenarnya, dari 12 zodiak ada lima yang tidak dilambangkan dengan binatang, yakni Aquarius (Pembawa Air), Gemini (si Kembar), Virgo (Gadis), dan Libra (Timbangan), dan Sagitarius (Pemanah). Zodiak adalah semua rasi bintang yang berada di sepanjang lingkaran ekliptika. Oleh karena semua planet, matahari, dan bulan beredar di sepanjang lingkaran ekliptik, otomatis mereka semua juga beredar di antara zodiak.

Ramalan astrologi didasarkan pada kedudukan benda-benda tatasurya di dalam zodiak. Seseorang akan menyandang tanda zodiaknya berdasarkan kedudukan matahari di dalam zodiak pada tanggal kelahirannya. Misalnya, orang yang lahir awal Desember akan berzodiak Sagitarius karena pada tanggal tersebut matahari berada di wilayah rasi bintang Sagitarius.

Kedudukan matahari dibedakan antara waktu tropikal dan waktu sideral yang menyebabkan terdapat dua macam zodiak, yaitu zodiak tropikal dan zodiak sideral. Sebagian besar astrolog barat menggunakan zodiak tropikal yang juga populer di kalangan anak muda di Indonesia.

Superkomputer Tercepat Tahun 2011

Dalam ajang International Supercomputing Conference (ISC) 2011 di Hamburg, diumumkan bahwa Jepang berhasil menciptakan superkomputer tercepat di dunia yang menempati posisi teratas dalam TOP500. Menurut TOP500 pemeringkatan didasarkan pada kecepatan komputer-komputer tersebut menjalankan program LINPACK, sebuah aplikasi benchmark yang dikembangkan untuk memecahkan suatu sistem persamaan linier yang kompleks menggunakan komputasi matriks.


Komputer super ini dinamakan "K" yang berasal dari aksara kanji Jepang "Kei" yang berarti sepuluh peta. Dalam pengertian lain, "Kei" merujuk pada pintu gerbang yang besar dan diharapkan sistem ini menjadi pintu gerbang ke ilmu komputasi. Superkomputer yang saat ini masih dalam tahap konfigurasi dan dikembangkan bersama-sama oleh RIKEN (Rikagaku Kenkyusho - Institute of Physical and Chemical Research) dan Fujitsu sejak tahun 2009 lalu.

Seberapa Cepat Superkomputer "K"?
"K" memiliki 672 rak komputer dengan total 68.544 CPU. Walaupun masih separuh jadi, "K" berhasil mencatat hasil terbaik dari taraf pengukuran kinerja LINPACK, yakni 10,51 petaflops – atau satu kuadriliun floating-point operations per detik - sama dengan 10.510.000.000 megaflops. Procesor tercepat yang ada di pasaran saat ini yaitu Intel Core i7 980 EX yang memiliki performa 109.000 megaflops. Sementara iPad dengan A5 processor yang memiliki dual-core dengan kecepatan 1GHz, memiliki performa 170.9 megaflops setelah di lakukan testing.


Ini berarti kemampuan superkomputer K setara dengan kecepatan lebih dari 90 ribu komputer dengan prosesor Intel Core i7 980 EX atau equivalen dengan sekitar 61 juta iPad 2, yang jika ditumpuk-tumpuk iPad 2 tersebut, tingginya mencapai 540 km.

Tidak hanya itu, "K" juga dinilai memiliki standar tinggi dengan rasio efisiensi 93,0%. Ini adalah pencapaian pertama sejak superkomputer Jepang "Earth Simulator" menduduki peringkat satu pada Juni 2004.

Pada saat penyelesaiannya, komputer "K" ini akan terdiri dari 800 rak komputer. Masing-masing dilengkapi dengan CPU ultra cepat dan efisien dalam mengkonsumsi energi. Superkomputer "K" diharapkan mampu memberikan terobosan di berbagai bidang, mulai dari riset iklim global, meteorologi, pencegahan bencana, dan ilmu pengobatan sehingga ikut mendorong terciptanya masyarakat yang aman dan sejahtera. RIKEN dan Fujitsu akan terus bekerjasama hingga komputer ini selesai dipasang pada 2012.

Sejarah Mengapa 1 Menit = 60 Detik


Bilangan 60 digunakan untuk menyatakan waktu, 1 jam = 60 menit,  1 menit = 60 detik. Bilangan 60 ini digunakan pertama kali oleh bangsa Babylonia, di sana mereka berhitung dengan basis 60 atau disebut juga Sexagesimal. Alasan kenapa digunakan bilangan 60 adalah bilangan ini merupakan bilangan terkecil yang bisa dibagi oleh enam angka pertama yaitu 1,2,3,4,5 dan 6.

Dalam ilmu matematis, 60 adalah highly composite number, atau bilangan terkecil dengan angka pembagi atau faktor yang yang cukup banyak, yaitu 1,2,3,4,5,6,10,12,15,20,30,60.

Jadi dengan mudah kita bisa menghitung pecahan waktu seperti 1/2 jam = 30 mnt, 1/3 jam = 20 menit, 1/4 jam = 15 menit, dan seterusnya. Bayangkan jika seandainya satu jam = 100 menit, berarti 1/3 jam = 33,3333 yang justru susah untuk menyebutkan pecahan dari sebuah waktu.

Sejarah
Pada awalnya, istilah second dalam bahasa Inggris dikenal sebagai "second minute" (menit kedua), yang berarti bagian kecil dari satu jam. Bagian yang pertama dikenal sebagai "prime minute" (menit perdana) yang sama dengan menit seperti yang dikenal sekarang. Istilah jam sendiri sudah ditemukan oleh orang-orang Mesir dalam putaran bumi sebagai 1/24 dari mean hari matahari. Ini membuat detik sebagai 1/86.400 dari mean hari matahari.

Besarnya pembagian waktu terpaku pada 1/60, yaitu, ada 60 menit di dalam satu jam dan ada 60 detik di dalam satu menit. Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh pengaruh orang-orang Babylonia, yang menggunakan hitungan sistem berdasarkan sexagesimal (basis 60).

Pada tahun 1956, International Committee for Weights and Measures (ICWM), dibawah mandat yang diberikan oleh General Conference on Weights and Measures (GCWM) ke sepuluh di tahun 1954, menjabarkan detik dalam periode putaran bumi disekeliling matahari di saat epoch, karena pada saat itu telah disadari bahwa putaran bumi di sumbunya tidak cukup seragam untuk digunakan sebagai standar waktu.

Gerakan bumi itu digambarkan dalam Newcomb's Tables of the Sun (Daftar matahari Newcomb), yang mana memberikan rumusan untuk gerakan matahari pada epoch di tahun 1900 berdasarkan observasi astronomi dibuat selama abad ke-18 dan 19.

Dengan demikian detik didefinisikan sebagai 1/31.556.925,9747 bagian dari tahun matahari di tanggal 0 Januari 1900 jam 12 waktu ephemeris.

Definisi ini diratifikasi oleh GCWM ke sebelas di tahun 1960. Referensi ke tahun 1900 bukan berarti ini adalah epoch dari mean hari matahari yang berisikan 86.400 detik. Melainkan ini adalah epoch dari tahun tropis yang berisi 31.556.925,9747 detik dari Waktu Ephemeris. Waktu Ephemeris (Ephemeris Time - ET) telah didefinisikan sebagai ukuran waktu yang memberikan posisi obyek angkasa yang terlihat sesuai dengan teori gerakan dinamis Newton.

Dengan dibuatnya jam atom, maka ditentukanlah penggunaan jam atom sebagai dasar pendefinisian dari detik, bukan lagi dengan putaran bumi.

Dari hasil kerja beberapa tahun, dua astronomer di United States Naval Observatory (USNO) dan dua astronomer dari National Physical Laboratory, Teddington - Inggris, menentukan hubungan antara hyperfine transition frequency atom caesium dengan detik ephemeris.

Dengan menggunakan metode pengukuran common-view berdasarkan sinyal yang diterima dari stasiun radio WWV, mereka dapat menentukan gerakan orbital bulan disekeliling bumi, yang dari mana gerakan matahari dengan jelas bisa diterka melalui satuan waktu jam atom.

Sebagai hasilnya, di tahun 1967, General Conference on Weights and Measures mendefinisikan detik dari waktu atom dalam International System of Units (SI) sebagai "Durasi sepanjang 9.192.631.770 periode dari radiasi sehubungan dengan transisi antara dua hyperfine level dari ground state pada atom caesium-133". Ground state didefinisikan sebagai ketiadaan (nol) medan magnet.

Detik yang didefinisikan tersebut adalah sama dengan detik ephemeris. Definisi detik selanjutnya disempurnakan dalam pertemuan BIPM yang menyatakan ketepatan atom caesium tertinggi dalam menentukan detik didapat ketika pada temperatur 0o K.

Dalam prakteknya, ini berarti bahwa realisasi detik dengan ketepatan tinggi harus mengkompensasi efek dari radiasi sekelilingnya untuk mencoba mengextrapolasikan ke harga detik seperti yang disebutkan di atas.

Subscriber Identity Module (SIM) Card


Tentu kalian memiliki benda mungil yang satu ini. Karena tanpa benda ini anda tidak dapat mengoperasikan secara optimal handphone anda. Ya, benda ini dinamakan kartu SIM (Subscriber Identity Module). SIM Card adalah kartu informasi kecil yang menyimpan International Mobile Subscriber Identity (IMSI) serta berisi informasi berlangganan dan informasi pribadi lainnya. Informasi yang tersimpan di dalam SIM card antara lain seperti nomor telepon, informasi penagihan identitas, dan sebagian kecil data pengguna tertentu. SIM card digunakan dalam sistem GSM. Kartu yang mirip dengan SIM dalam UMTS disebut USIM, sedangkan kartu RUIM popular dalam sistem CDMA.

Kartu SIM adalah Sebuah papan sirkuit kecil berkode, yang diintegrasikan ke dalam ponsel GSM ketika kita berlangganan jasa telekomunikasi. Kartu ini menyimpan informasi dari orang yang berlangganan, keamanan data dan serta memori untuk menyimpan nomor pribadi. kartu SIM menyimpan informasi yang memungkinkan penyedia layanan jaringan untuk mengidentifikasi penelpon. Kartu SIM seperti kartu memori yang bisa dilepas dan bisa diintegrasikan ke dalam setiap handset GSM, memungkinkan Anda untuk mempertahankan nomor ponsel yang sama bahkan dalam kasus ketika Anda mengganti ponsel anda. Sebuah chip unik ada dalam kartu SIM di semua ponsel GSM.

Subscriber Identity Module ini sifatnya sementara, artinya dapat dipindahkan pada sejumlah telepon seluler. SIM menyimpan informasi seperti nomor telepon, pesan teks , dan data lain. Dapat dianalogikan seperti harddisk kecil yang dapat mengaktifkan telepon secara otomatis saat ditancapkan pada sebuah perangkat.

SIM card menyimpan informasi yang berkaitan dengan jaringan yang digunakan untuk otentifikasi (authentication) dan identifikasi pengguna. Data yang paling penting adalah: nomer identitas kartu (ICCID, Integrated Circuit Card ID), nomer pengguna internasional (IMSI, International Mobile Subscriber Identity), kunci authentikasi (Ki, Authentication Key), kode area (LAI, Local Area Identity), dan nomer panggilan darurat operator. SIM juga menyimpan nomer layanan pusat untuk SMS (SMSC, Short Message Service Center), nama penyedia layanan (SPN, Service Provider Name), dan lainnya

Desain SIM Card
Pada SIM card terdiri atas 6 Pin, yang terdiri dari :
  1. SIM clock , adalah sinyal frekuensi clock melakukan sinkronisasi ke data digital untuk membuat sinyal data ketika mentransfer atau mengirim dan menerima informasi data.
  2. SIM data , adalah data digital yang disimpan pada memori SIM
  3. SIM reset, ini juga merupakan sinyal frekuensi yang memicu atau mengatur ulang semua proses sinkronisasi
  4. V SIM , ini sebuah power supply tegangan yang digunakan untuk mengaktifkan sirkuit SIM.
  5. GND, Ground Voltage
  6. NC (Not Connected)

Diagram ini menunjukan bahwa kartu SIM memiliki 8 kontak listrrik. Pin-pin penting yang harus kita perhatikan adalah semua pin-pin tersebut harus dalam keadaan tersambung satu sama lainnya sesuai dengan jalur yang dilalui,  kecuali jalur NC tidak terhubung kemana-mana. Kartu SIM memiliki mikroprosesor yang digunakan untuk mengambil dan menyimpan data. Memori tambahan dimasukan untuk memberikan fitur tambahan untuk menyimpan data seperti pesan singkat yang disimpan pada kartu SIM ataupun nomor kontak.

Terdapat 3 sumber listrik untuk mengoperasikan SIM card ini, yaitu 5 V , 3 V, 1.8 V (ISO/IEC 7816-3 klas A, B, dan C, Berturut-turut). Kartu SIM pertama di buat pada tahun 1991, dengan kartu Munich smart Giesecke & Devrient menjual 300 kartu pertama ke operator jaringan nirkabel Radiolinja, Finlandia. Dan untuk sumber listrik 5V hanya dipakai sebelum tahun 1998.


Sistem pada SIM card ada 2 jenis yaitu, Kartu asli (native) dan kartu Java (Java Card). Karu asli didasarkan pada bawaan produk, perangkat lunak vendor tertentu sedangkan kartu Java merupakan subset dari bahasa pemograman yang ditunjukan untuk embedded device. Kartu Java memungkinkan SIM berisi pemrograman dan hardware yang bisa diinstal terus.

13 Fakta Sains yang Tidak Masuk Akal (Bagian 1)

1. Permasalahan Cakrawala
Alam semesta kita tampaknya memiliki sesuatu yang unik. Lihatlah ruang angkasa dari salah satu sisi alam semesta yang terlihat di sisi lain, maka anda akan melihat adanya radiasi latar belakang gelombang mikro kosmik yang menyelimuti jagat raya pada suhu yang sama dimanapun.

Hal tersebut tidak akan tampak mengejutkan, sampai anda mengetahui bahwa jarak gelombang mikro kosmik dengan bumi adalah 15 miliar tahun cahaya dan jarak kedua sisi cakrawala berjarak 28 miliar tahun cahaya. Ini artinya jika kita sedang melihat ujung dari cakrawala pada saat ini, berarti yang kita lihat adalah ujung cakrawala pada 28 miliar tahun yang lalu. padahal alam semesta kita baru berumur 14 miliar tahun.


Sains mengatakan bahwa tidak ada yang bisa berjalan lebih cepat daripada kecepatan cahaya, maka tidak ada cara sebuah radiasi panas bisa melakukan perjalanan antara dua horison dan melewati fenomena big bang, yang menjadi awal terciptanya alam semesta ini, hingga dapat kita lihat dari atas permukaan bumi pada saat sekarang ini.

Permasalahan cakrawala inilah yang membingungkan para ahli kosmologi hingga saat ini. Salah satu kemungkinan yang paling memungkinkan adalah adanya inflasi di jagat raya ini.

Anda dapat memecahkan masalah cakrawala dengan menguak jagat raya untuk menemukan sesuatu yang super cepat dalam hal waktu, hanya setelah peristiwa big bang, yang meledak dengan faktor 1050 dalam waktu 10-30 detik. Tapi hal tersebut hanyalah angan belaka. Inflasi akan dapat dijelaskan jika benar-benar terjadi, masalahnya adalah bahwa tidak ada yang tahu apa yang bisa membuat inflasi itu terjadi.


Jadi, Pada dasarnya, inflasi memecahkan satu misteri dan memanggil misteri yang lain. Selain inflasi, variasi pada kecepatan cahaya bisa menyelesaikan permasalahan cakrawala ini. Akan tetapi yang lebih penting lagi adalah menjawab pertanyaan, "Mengapa kecepatan cahaya bisa bervariasi?" Dalam bidang ilmiah, hal ini masih menjadi sesuatu yang janggal.


2. Pacebo Effect
Ketika anda menderita rasa sakit yang sangat menyakitkan, kemudian anda mencoba mengontrol rasa sakit tersebut menggunakan morfin. Kemudian dokter spesialis, memberikan "sesuatu" dan dokter  tersebut mengatakan bahwa itu adalah morfin, padahal sebenarnya hanyalah bubuk garam, tebak apa yang terjadi? bubuk garam tersebut ternya mempunyai efek yang sama dengan morfin pada tubuh Anda.

Inilah yang disebut dengan efek placebo, entah bagaimana, sesuatu yang secara teori tidak berguna sama sekali bisa menjadi sesuatu yang begitu hebatnya. Ketika Fabrizio Beneditti dari University of Turin, Italia melakukan eksperimen seperti hal di atas, dia menambahkan naloxone - sebuah obat yang menghentikan efek dari morfin - ke bubuk garam yang dikatakan sebagai morfin tadi. Hasilnya pun juga cukup mengejutkan, kemampuan garam tersebut dalam menyembuhkan rasa sakit pun ikut menghilang.

Jadi apa yang sebenarnya terjadi? Dokter telah mengetahui tentang efek placebo selama puluhan tahun, dan percobaan yang dilakukan oleh Beneditti menunjukkan bahwa placebo efek, entah bagaimana, merupakan suatu biokimia. Tetapi nselain itu, kita mengetahui hal lain.

Sejak saat itu Beneditti juga menunjukkan bahwa bubuk garam placebo juga dapat mengurangi kejang dan kekakuan otot pada seseorang yang menderita penyakit Parkinson. Dia dan timnya mengukur aktivitas neuron pada otak pasien yang diberi bubuk garam. Mereka menemukan bahwa neuron individu pada subthalamic nucleus (target utama dalam pembedahan untuk meredakan gejala Parkinson) mulai berkurang aktivitasnya dan lebih tenang ketika diberi bubuk garam. Dan gejala Parkinson pun mulai menurun seiring dengan menurunya aktivitas berlebihan pada neuron, ini artinya bubuk garam placebo tersebut pasti telah melakukan sesuatu, yang sampai saat ini kita masih tidak tau penjelasan secara ilmiah, apa yang sebenernya terjadi.

Tetapi ada satu hal yang jelas, "pikiran dapat mempengaruhi keadaan biokimia dalam tubuh". Menghubungkan antara hasil terapi dan harapan, menjadikan sutu model untuk memahami interaksi antara pikiran dan tubuh. Para peneliti sekarang perlu mengidentifikasi kapan dan dimana placebo ini bekerja. Mungkin ada penyakit yang dimana palcebo tidak berpengaruh sama sekali. Mungkin ada mekanisme yang terjadi pada penyembuhan menggunakan efek placebo, hanya kita tidak tahu sampai sekarang.


3. Sinar Kosmik Ultra-Energic
Lebih dari satu dekade ini, fisikawan di Jepang telah melihat sinar kosmik yang seharusnya tidak ada. Sinar kosmik adalah partikel yang sebagian besar adalah proton tetapi kadang mempunyai inti atom yang sangat berat, yang berjalan melalui alam semesta dan mendekati kecepatan cahaya. Beberapa sinar kosmik terdeteksi di bumi yang dihasilkan oleh peristiwa supernova, tapi hingga saat ini belum diketahui asal usul partikel energi terbesar ini, yang merupakan partikel paling kuat yang pernah dilihat di alam.

Partikel sinar kosmik yang berjalan melalui ruang angkasa, akan kehilangan energinya karena terjadi tabrakan foton energi rendah yang menyelimuti alam semesta ini, seperti halnya radiasi latar belakang gelombang mikro kosmik. Teori khusus relativitas Einstein menyatakan bahwa setiap sinar kosmik yang mencapai bumi dari sumber di luar galaksi kita akan mengalami begitu banyak tabrakan pelepasan energidengan kemungkinan maksimum sebesar 5 × 1019 elektronvolt, yang dikenal sebagai batas Greisen-Zatsepin-Kuzmin (GZK).

Selama dekade terakhir ini, Detektor "Akeno Giant Air Shower Array" di Universitas Tokyo, dengan 111 partikel detektor yang disebar lebih dari 100 meter persegi, telah mendeteksi beberapa sinar kosmik yang melebihi batas GZK. Dalam terori sinar kosmik di atas batas GZK jika sumbernya berada pada galaksi bimasakti ini, menghindari pelemahan energi yang terjadi. Namun, astronom tidak dapat menemukan sumber sinar kosmik ini di galaksi kita. Jadi apa yang terjadi?

Salah satu kemungkinan adalah bahwa ada sesuatu yang salah pada detektor Akeno, jika tidak berarti yang salah adalah teori Einstein. Teori relativitas khususnya mengatakan bahwa rauang adalah sama di semua arah, tetapi bagaimana jika partikel merasa lebih mudah untuk bergerak pada arah tertentu? Kemudian sinar kosmik dapat mempertahankan lebih banyak energi mereka, untuk melebihi batas GZK.


Fisikawan di Mendoza Argentina saat ini sedang melakukan percobaan Pierre Auger untuk memecahkan masalah ini. Menggunakan 1600 detektor yang tersebar lebih dari 3000 kilometr persegi (ilustrasi pada gambar di atas), Auger seharusnya dapat menetukan  energi sinar kosmik yang masuk dan menangkap lebih banyak sinar kosmik dari pada detektor akeno.

Alan Watson, seorang astronom di University of Leeds, Inggris, dan juru bicara untuk proyek Pierre Auger, sudah yakin ada sesuatu yang layak diberitahukan, "Ternyata bahwa sinar kosmik di atas 1020 elektronVolt benar-benar ada", pertanyaan selanjutnya yang muncul adalah, apa sebenarnya itu? Berapa banyak partikel sinar kosmik yang datang? Dan darimana mereka berasal? Samapi kita mendapatkan informasi itu, tidak ada penjelasan yang bisa menunjukkan semua itu.

Update: follow the latest hunt for GZK neutinos

Baca Selanjutnya : 13 Fakta  Sains yang Tidak Masuk Akal (Bagian 2) - Dipublikasikan secepatnya.

Nanoleaves, Pohon Penghasil Listrik

Sebuah teknologi penghasil energi listrik yang cukup inovatif dengan konsep dasar yang sederhana telah dikembangkan. Menggunakan nanoleaves yang melekat pada pohon dan tanaman buatan untuk menangkap energi matahari. Nanoleaves ini dirancang secara khusus berisi modul photovoltaic dan thermovoltaic yang sangat tipis, yang mengumpulkan panas serta cahaya matahari dari energi surya, dan mengubahnya ke dalam bentuk energi listrik.


Nanoleaves beserta rantingnya merupakan bentuk yang muncul dari energi terbarukan yang terbentuk dari pengumpulan energi matahari, angin dan mengubahnya menjadi energi listrik. Daun disebar ke seluruh pohon buatan, dan ketika teknologi ini beroperasi secara optimal, mampu menyediakan tenaga listrik untuk seluruh peralatan rumah tangga dalam satu rumah.

Rancangan nanoleaves berdasarkan pada prinsip-prinsip fotosintesis, suatu proses alami dimana tanaman mengekstrak cahaya dari energi surya, dan bersama dengan CO2 dari atmosfer, yang dikonversikan menjadi zat tepung dan oksigen, oksigen kemudian di lepas ke atmosfer.


Pengembangan nanoleaves telah melangkah menuju tahap yang lebih lanjut, dalam hal ini nanoleaves telah mampu menghasilkan energi listrik dari sebuah energi panas dan cahaya dari energi matahari. Sementara ranting dari nanoleaves dirancang untuk mengumpulkan energi kinetik dari angin, kemudian dikonversi menjadi energi listrik.

Desain Nanoleaves
Teknologi solar nano digunakan untuk mengumpulkan energi panas, cahaya dan dan angin, daun-daun dan ranting memadukan sel-sel yang sangat kecil, seperti yang dijelaskan di bawah,

  • Energi panas
Energi ini ditangkap menggunakan thermovoltaic (TV), sebuah sel yang berguna sebagai pengubah energi panas menjadi energi listrik dan menggunakan bahan-bahan semikonduktor (sebuah material diantara logam dan isolator, dimana konduktivitasnya naik jika temperaturnya naik).

  • Energi Cahaya

Energi cahaya ditangkap menggunakan sel Photovoltaic (PV), mengubah energi yang melekat pada sinar matahari menjadi sebuah energi listrik.
.
  • Energi Kinetik

Energi kinetik yang dihasilkan dari tiupan angin menyebabkan batang-batang nanoleaves, dahan dan cabang pohon buatan bergetar. Gerakan ini ditangkap oleh sel Piezovoltaic (PZ) menggunakan perangkat semikonduktor yang tertanam di dalam komponen, mengubah energi kinetik menjadi listrik.



Listrik yang dihasilkan dari ketiga sel, yaitu photovoltaic, piezovoltaic dan thermovoltaic terhubung pada sebuah junction box individu, dimana semua energi listrik yang dihasilkan kemudian digabungkan semua ke dalam sebuah inverter. Inverter berfungsi untuk mengubah arus DC (Direct Current) menjadi arus AC (Alternating Current), energi listrik dalam bentuk ini telah cocok untuk digunakan untuk keperluan rumah tangga maupun kebutuhan industri.

Produsen utama sistem ini (http://www.solarbotanic.com) mengestimasi kanopi nanoleaves seluas 6 meter mampu menghasilkan daya yang cukup untuk memasok kebutuhan listrik sebuah rumah tangga.

Dengan adanya keknologi nanoLeaves ini, kita diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pemeliharaan terhadap lingkungan, serta mampu membantu mengurangi pemanasan global dan membawa energi alternatif yang ramah lingkungan lebih dekat ke rumah kita.

Tahukah Anda Tentang Hal-hal Luar Biasa di Luar Angkasa Ini?

1. Benda Tergelap di Luar Angkasa
Seperti pada bayangan kita, galaksi seharusnya berkilauan, bertabur dengan miliyaran bintang yang terang dan nebula yang bersinar. Namun tidak untuk galaksi "Segue 1", sebuah kuda gelap atau dalam bahasa inggris disebut dengan dark horse di sekitar lingkungan galaksi kita. Segue 1 berjarak 75.000 tahun cahaya, termasuk jarak yang cukup dekat dengan galaksi Bimasakti. Galaksi ini tidak ditemukan hingga tahun 2006 dikarenakan total emisi cahayanya hanya 300 kali dari matahari kita.

Hal tersebut cukup aneh jika mengetahui bahwa beberapa bintang yang berada pada galaksi Segue 1 bergerak cukup cepat, yang artinya gaya gravitasinya cukup kuat, dan seharusnya menyiratkan bahwa bintang disana mengandung sekurangnya satu juta massa materi solar matahari. Sangat sedikit bintang yang bisa dihitung, menunjukkan bahwa hampir semua yang ada disana merupakan materi-materi gelap yang eksotis.


Mempelajari galaksi kerdil seperti Segue 1 dapat memberitahu kita lebih tentang materi gelap (dark matter). Sebagai contoh, jika pusat galaksi kurang padat dari pada yang diperkirakan dari asumsi dasar tentang seberapa dingin materi gelap ini seharusnya, itu bisa berarti bahwa sesuatu yang hangat, atau rentan terhadap penghancuran diri sendiri, atau galaksi tersebut terbuat dari partikel super ringan yang pada dasarnya tidak jelas.

Bahkan akan lebih untuk menemukan dark star atau bintang gelap, sebuah gumpalan dingin yang lembut, dan menghangat di bagian dalam oleh pembusukan materi gelap. Benda tersebut diperkirakan telah ada di alam semesta dari sejak awal, dan kemungkinan besar masih ada hingga saat ini, tetapi belum satupun yang terlihat. "CERN's Large Hadron Collider" adalah instrument yang digunakan untuk mencari keberadaan partikel gelap yang masih mungkin untuk bisa dilihat.


2. Benda Terpadat di Luar Angkasa
Pada suu rendah dan tekanan permukaan bumi, materi yang dikenal terpadat adalah elemen osmium logam, yang mengandung massa sebesar 22 gram dalam 1 sentimeter kubik, atau lebih dari 100 gram dalam satu sendok teh. Namun bagaimanapun juga mustahil untuk menemukan benda yang lebih padat dari osmium pada tekanan bumi.

Tekanan yang jauh lebih besar lagi ditemukan dalam reruntuhan inti pada sebuah bintang raksasa, sisa reruntuhan yang biasa kita kenal sebagai bintang neutron. Disana, materi berada dalam bentuk yang yang eksotis dan sangat padat, yang kemungkinan besar adalah neutron dan sebagian lagi proton dan elektron. satu meter kubik materi "neutronium" dari pusat bintang neutron dapat menyimpan massa 1018 kilogram hingga miliyaran ton.

Dan bahkan hipotesis tentang materi yang lebih padat mungkin terdapat pada inti bintang neutron, dimana proton dan neutron larut menjadi partikel penyusunnya. Dua bintang neutron terbaru ditemukan sangatlah berat yang memungkinkan meremukkan inti materi itu sendiri. Petunjuk tentang apa sebenarnya yang ada pada jantung dari bintang neutron mungkin bisa diketahui dari studi tentang gempa bintang, ledakan energi yang begitu besar yang terjadi ketika lempang dari bintang neutron pecah.

Neutronium atau materi elektron, kemungkinan merupakan materi dengan bentuk terpadat yang ada di semesta, tetapi mungkin bukan objek terpadat yang pernah terbentuk. Pemadatan sebuah bintang neutron mungkin lebih padat lagi, dan inilah yang nantinya dapat berubah menjadi lubang hitam atau black hole. Namun bukan berarti semua lubang hitam sangat padat, justru lubang hitam yang besar mempunyai densitas atau kepadatan yang lebih kecil.

Sebagai contoh sebuah lubang hitam raksasa dekat dengan galaksi M87 mempunyai massa 6,4 miliyar kali lebih besar dari matahari, namun kepadatannya hanya 0,37 kilogram per meter kubik, yang berarti lebih ringan dari udara. Di sisi lain, lubang hitam terkecil yang pernah dikenal, yang disebut dengan "ikan kecil" J1650 XTE-500 dengan massa hanya 3,8 kali massa matahari, tetapi mempunyai kepadatan lebih dari 1.018 kilogram per meter kubik. Menjadi salah satu lekungan yang lebih kecil pada ruang dan waktu dan akan menyusul masa tambahan dari neutronium yang dihisapnya.

Teori relativitas mengatakan kepada kita bahwa semua massa yang diperas turun ke titik matematika mempunyai kepadatan yang mendekati tak terhingga. Meskipun teori ini hampir tidak mungkin karena efek kuantum yang luar biasa yang mungkin bisa mengacak-acak ruang dan waktu. Disini, dimana gravitasi bertemu dunia kuantum, merupakan perbatasan besar dari dasar ilmu fisika. Dengan mempertimbangkan singularitas lubang hitam yang sangat luar biasa, teoritisi berharap dapat mengerti dasar yang paling mendalam dari sebuah realita.

Apakah inti lubang hitam benar-benar menyimpan sebuah bongkahan yang begitu padat? ataukah ruang angkasa terhisap ke dalam "lubang cacing" kuantum? Kita belum mengetahui secara pasti akan hal tersebut, meskipun perhitungan di atas kertas menunjukkan bahwa terdapat kepadatan hingga 5x1096 kilogram per meter kubik, yang disebut sebagai kepadatan "Planck". Benda terpadat di alam semesta yang kemungkinan tidak ada lagi yang lebih padat - apa pun sebenarnya itu.


3. Hal-hal Terbesar di Ruang Angkasa
  • Planet Terbesar 
Di tata surya kita Yupiter merupakan planet terbesar. Seperti planet lain di atas ukuran tertentu, materi pembentuknya terbuat dari gas raksasa terutama hidrogen dan helium. Dan gas raksasa terbesar yang diketahui adalah TrES-4, yang ditemukan pada tahun 2006, mengorbit pada sebuah bintang yang sangat terang sekitar 1500 tahun cahaya dari bumi. Diameternya sekitar 1,8 kali dari Yupiter, menjadikan planet ini sebagai yang terbesar yang diukur secara akurat.


Anehnya, TrES-4 ini tergolong sangat ringan untuk ukurannya. Hal ini dikarenakan massanya hanya 88% dari masa Yupiter, memberikan kepadatan sekitar 0,2 gram per sentimeter kubik, lebih kecil dari kepadatan sebuah gabus. Hal ini masih menjadi misteri bagaimana sebuah planet dengan kepadatan seperti TrES-4 bisa mengorbit, yang seharusnya secara teori planet tersebut akan mengambang di ruang angkasa.

Update Terbaru : Observasi yang dilakukan menemukan planet WASP-17b dengan ukuran yang lebih besar dari TrES-4, dengan radius hampir dua kali Yupiter. Planet ini berjarak sekitar 1000 tahun cahaya dari Bumi, dan memiliki massa hanya setengah dari Yupiter, menjadikan misteri yang lebih rumit lagi dari pada TrES-4.

  • Artefak Terbesar
Kecuali sebuah monolit asing raksasa yang beberapa saat lalu muncul di media sains, struktur buatan terbesar yang dikenal dalam ruang angkasa adalah Stasiun Ruang Angkasa Internasional, dengan ukuran 109 meter dan berat 370 ton.

  • Galaksi Terbesar

Menurut model dasar pembentukan galaksi, galaksi terbesar merupakan raksasa elips yang terbentuk dari tabrakan galaksi yang lebih kecil. Galaksi terbesar yang diketahui adalah IC-1101 yang dengan bentuk seperti lensa, dengan jarak sekitar satu miliyar tahun cahaya di tengah-tengah cluster galaksi Abell-2029. Lebar IC-1101 ini sekitar 6 juta tahun cahaya, sehingga ukurannya ribuan kali jauh lebih besar dari volume galaksi bimasakti.

  • Lubang Terbesar
Bukan sebuah lubang hitam, akan tetapi sebuah hamparan vaster gelap. Pada eksplorasi skala besar, galaksi terbagi menjadi tembok besar dan knot-knot yang membentang sejauh 1 juta tahun cahaya, dengan sebuah rongga di antara keduanya. Rongga terbesar yang diketahui ditemukan pada tahun 2007 dengan luas sekitar 1 miliyar tahun cahaya. Sebuah usulan aneh mengatakan bahwa lubang tersebut merupakan celah raksasa yang ditinggalkan oleh peradaban kuno yang dekat dengan alam lain.

  • Bintang Terbesar
Sebuah bintang yang disebut VY Canis Majoris, berada pada 5000 tahun cahaya dari Bumi, memiliki ukuran volume 8 miliyar kali lebih besar dari matahari. Diameternya diperkirakan mencapai 3 miliyar kilometer, menjadikan VY Canis Majoris mendapat gelar sebagai bintang "Red Hypergiant" atau raksasa merah super besar. Namun perkiraan ukuran ini masih sekedar perkiraan, ada beberapa astronom yang mengatakan diameternya sekitar 1 milyar kilometer, namun meski demikian tetap menjadikan CY Canis Majoris sebagai bintang terbesar yang telah ditemukan hingga saat ini.

Tambahan
  • Bintang Megawatt

Dengan intensitas cahaya hampir 9 juta kali dari pancaran cahaya matahari, bintang R136a1 yang terletak dalam nebula Tarantula, menjadi bintang tercerah di alam semesta saat ini. Bintang ini cukup berat dengan massa 250 kali dari matahari, melebihi yang astronom bayangkan sebelumnya.

  • Speed-Demon Star
Meluncur melewati ruang angkasa, bintang berkecepatan super telah memecahkan rekor sebagai bintang tercepat yang pernah ada dengan kecepatan 850 kilometer per detik. HE 0437-5439 (bintang terang yang ada di tengah gambar), salah satu bintang yang melaju dari Hubble dengan kecepatan super cepat. Tetapi sangat disayangkan setelah melewati galaksi bimasakti, bintang ini menghilang, yang kemungkinan besar terhisap ke dalam lubang hitam.




  • Nebula Terdingin
Nebula Boomerang yang terletak 5000 tahun cahaya jauhnya, mempunyai temperatur sedikit di atas 0 mutlak, yaitu hanya 1 kelvin. Lebih dingin dari radiasi background gelombang mikro kosmik, yang mengenai alam semesta pada suhu 2,7 Kelvin. Lalu bagaimana nebula Boomerang bisa lebih dingin dari ini? Nebula Boomerang berkembang sangat cepat, yang secara aktif mendinginkan gas, cara kerja yang sama pada sebuah unit AC dalam menyebarkan dingin.

Selama 1500 tahun terakhir, bintang di pusat nebula telah mengeluarkan 1,5 materi matahari ke ruang angkasa, menciptakan cuping berwarna cerah yang terlihat pada Hubble Space Telescope.

  • Ledakan Sinar Gamma

Kilatan radiasi dengan energi dengan level sangat besar mungkin menjadi penanda awal kelahiran lubang hitam atau tabrakan bintang neutron besar yang sangat kuat. Menghasilkan semburan jet (seperti pada ilustrasi gambar) partikel relativistik memanas hingga sekitar satu triliun derajat celcius. Sekilas hal ini akan memancarkan sinar dengan kekuatan satu miliyar-miliyar (1018) sinar matahari. Teleskop khusus mendeteksi kilatan dari ledakan bintang terjadi satu hingga dua kali dalam sehari.

Powered by Blogger | Template by BloggerTheme